Kembali lagi di blog saya yah.
Masih seputar Business Pratise 4 nih. hehehe
Kamis lalu kita melanjutkan Project
3 yaitu presentasi tentang hasil wawancara ke para wirausaha sukses yang ada di
Kota Malang. Ada siapa aja ya kira-kira ? Simak yuk guys,
Pertama adalah Perusahaan Baboon
Creative Design Malang atau yang biasa dikenal dengan Baboon T-shirt Malang
didirikan pada tahun 1997. Perusahaan ini didirikan oleh Bapak Dicky Asmoro
Oetomo yang juga bertindak sebagai pimpinan perusahaan. Perusahaan ini sebelum
bernama “Baboon T-shirt Creative Design” Malang pernah bernama “Dick
Collection” padatahun 1995, tetapi kemudian oleh pimpinan perusahaan diganti
namanya menjadi Baboon T-shirt Malang.
Pada tahun 1997
perusahaan melakukan produksi dengan menerima pesanan dalam bentuk partai
maupun eceran atau per satuan, karena pada saat itu perusahaan memanfaatkan sampah
pabrik yang kemudian diolah untuk digunakan sebagai bahan baku perusahaan.
Tetapi semenjak adanya krisis perusahaan tidak lagi memperoleh bahan baku dari
sampah pabrik sehingga mengharuskan perusahaan untuk membeli sendiri bahan baku
yang digunakan.
Seiring perkembangan
serta peningkatan permintaan konsumen pada tahun 2012 Baboon T-shirt mulai
memperluas bisnisnya dengan cara membuka cabang baru yang beralamatkan di jalan
Perum Dirgantara VI A6/26, Sawojajar Malang. Serta saat ini Baboon T-shirt juga
akan membuka usaha dibidang lain yaitu usaha jasa biro umroh yang sedang dalam
tahap pembangunan.
Berikut merupakan
lokasi dari Baboon T-shirt yaitu dari Univ. Ma Chung terus ke lampu merah belok
kanan terus ke lampu merah berikutnya belok kiri terus masuk ke jalan kawi
dapat perempatan lampu merah belok kanan kemudian cari gang VI kemudian terus
lalu sampai disebuah rumah yang merupakan tempat produksi dari Baboon T-shirt. Adapun
Visi dan Misi dari Baboon T-shirt yaitu :
Visi : Mengutamakan
pelayanan dan kepuasan pelanggan
Misi : Menjadi perusahaan
yang bisa bukan hanya sukse tetapi juga dapat berguna bagi masyarakat
sekitarnya.
Kedua adalah produk Superheru. “Heru”
berasal dari nama pemilik yaitu Heru Nurwahyudin, SE. sedangkan
kata “Super” berasal dari harapan pemilik agar produk yang dihasilkan memiliki
kualitas super. Saat ini Superheru memiliki 16 jenis produk sendiri, ditambah
dengan produk lain yang merupakan hasil kerjasama dengan UKM lain.
Pada awalnya pemilik
mengikuti pelatihan di BLK, mempelajari tentang pengolahan hasil pertanian yang
menghasilkan olahan seperti keripik, roti, snack, dan sebagainya. Setelah lulus
dari BLK pemilik mulai mengaplikasikan ilmu yang di dapatkan dari BLK dengan
mendirikan usaha bernama Superheru. Hingga saat ini, Superheru sudah berdiri
selama 4 tahun, dimulai sejak tanggal 24 Mei 2014. Usaha tersebut
terletak di Jl. Simpang Anggrek 4 No. 2 Asrikaton Pakis Malang. Yang berbadan
hukum perseorangan dengan kategori Usaha Kecil Menengah.
Cerita manis pemilik dalam
mengembangkan usaha :
-
Memiliki
banyak waktu untuk keluarga sejak memutuskan untuk berwirausaha.
-
Berkumpul dengan
mahasiswa ASIA, karena selama ini Perti Asia menjalin kerja sama dengan usaha
Superheru ini agar Superheru semakin dikenal oleh masyarakat luas.
Di samping cerita manis, pemilik
juga merasakan cerita pahit yang telah dialaminya, yaitu saat menawarkan
produk banyak mendapatkan penolakan dari konsumen, di tambah dengan rasa lelah
pada awal-awal mendirikan usaha. Pendistribusian Produk :
Dalam Negeri : Malang,
Batam, Kalimantan, Sulawesi, dan Papua.
Luar Negeri : Hongkong
Cara mempromosikan dan
mendistribusikan produk antara lain :
- Secara
online
- Dalam
kota di titipkan di pusat oleh-oleh
- Luar
kota lewat agen dan reseller
Cita-Cita dan Harapan Pemilik
Memiliki outlet yang tersebar
dimana-mana.
Produk yang dihasilkan bisa
dikenal lebih luas.
Dapat menjual produk hingga ke
luar negeri.
Pesan dari Pemilik usaha
Superheru
Untuk mahasiswa baik berwirausaha
maupun bekerja di perusahaan tidak ada yang buruk, tergantung dari pasion
masing-masing, jadi tidak perlu dipaksakan. Jika memang berkeinginan untuk
berwirausaha harus memiliki niat dan tekat yang kuat, memiliki mental yang siap
gagal karena kegagalan adalah salah satu perjalanan menuju kesuksesan.
Wirausaha itu sebenarnya indah
karena kita bisa memaksimalkan potensi kita, bisa mengeksplor apa yang di dalam
diri kita. Jika kita berwirausaha kita tidak terikat dengan waktu, berbeda jika
kita bekerja di perusahaan kita akan terikat dengan waktu, dan waktu tidak
bisa dibeli.
Terakhir atau yang ketiga adalah usaha Abah
Odil, yaitu Bubur Ayam Tasikmalaya Istimewa yang memiliki
slogan “Rasa Bicara Sejak Suapan Pertama”
Nama pemiliknya adalah Bpk. Ate
Rushendi, berlokasi di Ruko Griyasantha, Jl. Soekarno Hatta –
Malang.
Usaha ini sudah berdiri sejak
tahun 2004 dan sudah memiliki 5 cabang warung. Maknanama usaha Abah
Odil sendiri berasal dari nama anak ke-empat yaitu Abdillah, yang
mana nama panggilannya ketika di rumah adalah Odil. Keunggulan
usaha yang sudah berdiri selama 14 tahun ini, yaitu :
-
Mengunggulkan
rasa
-
Bubur
tanpa kuah dan kacang
-
Ayam
yang banyak
Promosi melewati media, memasang
iklan di koran, buletin, radio, dan brosur.
Ada juga faktor pendukung
Bpk. Ate Rushendi dalam mebesarkan usaha beliau, yaitu karena
-
Mempunyai
tempat yang strategis
-
Fasilitas
Parkir
-
Menambah
karyawan
Perjuangan Bpk. Ate Rushendi
Motivasi awal ingin berjualan
bubur ayam yaitu ketika Ate Rushendi bekerja menjadi seorang pegawai,
penghasilan yang diterima imbang dengan pengeluaran. Hal tersebut membuat
beliau berfikir kapan beliau bisa sodaqoh kepada orang lain kalau masih menjadi
pegawai. Karena banyak dari orang Tiongkok yang sukses karena berdagang.
Maka dari itu beliau mencontoh orang Tiongkok. Dan teman-teman nya
mendukung beliau untuk menjadi seorang pedagang. Dari situ beliau mempunyai
tekad untuk menjadi seorang pengusaha.
Cerita Pahit dan Manis
Dahulu Ate Rushendi
meruapakan seorang pegawai yang sudah menjelajahi dunia kerja. Beliau sudah 18
kali berganti pekerjaaan dan yang ke 19 ini merupakan pekerjaan yang terakhir
yakni menjadi pengusaha bubur ayam.
Abah Odil ini
merintis usaha mulai dari nol. Awal berjualan menggunakan gerobak keliling.
Proses pembuatan bubur dimulai pukul 02.00 pagi. Berangkat berjualan pukul
06.00 – habis. Dan lama-kelamaan bubur beliau dikenal banyak orang karena
rasanya yang berbeda dari bubur yang lain. Kemudian beliau bisa menyewa Ruko
untuk berjualan. Seiring berjalannya waktu beliau dapat membuka cabang di
Malang agar mempermudah pelanggan untuk membeli bubur dengan jarak yang
dekat.
Sekian
blog saya kali ini, guys!
Semoga dari cerita ketiga wirausaha di atas dapat menginspirasi kita semua ya teman-teman.. :)
Semoga dari cerita ketiga wirausaha di atas dapat menginspirasi kita semua ya teman-teman.. :)
#kampuskeren
#bp
#businesspractise
#stieasia
#malang
www.asia.ac.id






